Selasa, 14 Januari 2014

Klasifikasi Bintang Laut

Klasifikasi Bintang Laut


A. Taxonomy
  • Kingdom : Animalia
  • Phylum : Echinodermata
  • Class : Asteroidea
  • Genus : Asteroidea
  • Spesies : Asteroidea sp , Asteropecten irregularis , Crossaster dan Culeitin
BSistem pencernaan
a. Mulutnya di sebelah kerongkongan yang pendek yang berhubungan dengan lambung yang besar.
b. Makanannya dicerna oleh getah di lambung dan diisap, kemudian dikirim kelima cabang usus.kelima cabang ususu ini bercabang-cabang lagi dan merupakan saluran makanan.
c. Kemudian sisanya dikeluarkan melalui anus.
C. pertumbuhan dan perkembangan
jenis hewan ini berbentuk bintang dengan 5 lengan. Mereka bergerak dengan menggunakan sistem vaskular air. Bintang laut sebenarnya adalah makhluk hidup yang bebas, namun dikarenakan ketiadaannya organ gerak yang memadai, bintang laut hanya bergerak mengikuti arus ailaut  hewan ini banyak dijumpai di pantai. Bintang laut memiliki kekuatan regenerasi yang mengagumkan. Apabila satu lengan putus, lengan baru akan tumbuh kembali. Bila cakram tengah ditempelkan ke tangan yang terpotong, individu baru dapat tumbuh dari bagian yang terpotong tersebut. Bintang laut berkembang biak dengan cara bertelur
D. Sistem ekskresi
Sistem ekskresi pada bintang laut tidak ada. Pertukaran gas terjadi melalui insang kecil yang merupakan pemanjangan kulit. Oksigen dan karbon dioksida dapat masuk ke  organ tubuh melalui cairan selom.
E. Sistem transportasi
Sistem transportasi atau peredaran darah Echinodermata umumnya tereduksi, sukar diamati. Sistem peredaran darah terdiri dari pembuluh darah yang mengelilingi mulut dan dihubungkan dengan lima buah pembuluh radial ke setiap bagian lengan.
F. Sistem respirasi
 Hewan ini bernafas dengan menggunakan insang kulit, yaitu penonjolan dinding rongga tubuh (selom) yang tipis. Tonjolan ini di lindungi oleh silia dan pediselaria.
G.Reproduksi
Echinodermata mempunyai jenis kelamin terpisah, sehingga ada yang jantan dan betina. Fertilisasi terjadi di luar tubuh, yaitu di dalam air laut. Telur yang telah dibuahi akan membelah secara cepat menghasilkan blastula, dan selanjutnya berkembang menjadi gastrula. Gastrula ini berkembang menjadi larva. Larva atau disebut juga bipinnaria berbentuk bilateral simetri. Larva ini berenang bebas di dalam air mencari tempat yang cocok hingga menjadi branchidaria, lalu mengalami metamorfosis dan akhirnya menjadi dewasa. Setelah dewasa bentuk tubuhnya berubah menjadi radial simetri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar